Ada hubungan erat antara kesehatan jantung dan fungsi seksual pria. Keduanya bergantung pada hal yang sama: pembuluh darah yang sehat.
Kenapa Hipertensi Memengaruhi Ereksi?
Ereksi membutuhkan aliran darah yang kuat dan lancar. Tekanan darah tinggi merusak hal ini lewat beberapa cara:
1. Merusak dinding pembuluh darah Tekanan tinggi yang berlangsung lama merusak lapisan dalam pembuluh darah, sehingga sulit melebar dengan optimal saat dibutuhkan.
2. Mempersempit arteri Hipertensi mempercepat pengerasan dan penyempitan pembuluh darah. Pembuluh darah di area intim yang lebih kecil sering terdampak lebih awal.
3. Efek samping obat Beberapa obat darah tinggi, terutama jenis tertentu, dapat memengaruhi fungsi ereksi. Jangan berhenti minum obat sendiri, tapi diskusikan dengan dokter, karena ada pilihan obat lain yang lebih ramah.
Bisa Jadi Sinyal Awal Masalah Jantung
Ini penting: karena pembuluh darah di area intim lebih kecil daripada pembuluh darah jantung, kerusakannya bisa terdeteksi lebih dulu sebagai masalah ereksi, sebelum muncul gejala jantung. Jadi kalau Anda mengalaminya, ada baiknya memeriksakan kesehatan jantung secara menyeluruh.
Apakah Obat Ereksi Aman?
Untuk sebagian besar penderita hipertensi yang terkontrol, sildenafil umumnya aman. Tapi tidak boleh digabung dengan obat jantung jenis nitrat, dan perlu didiskusikan dengan dokter, apalagi bila Anda minum beberapa obat sekaligus.
Yang Bisa Dilakukan
- Kontrol tekanan darah (ini yang paling penting)
- Diskusikan pilihan obat dengan dokter
- Olahraga, jaga berat badan, dan kurangi garam
Tekanan darah yang terkontrol baik bisa memperbaiki fungsi ereksi secara nyata.
Kesimpulan
Tekanan darah tinggi dan fungsi ereksi sama-sama bergantung pada pembuluh darah yang sehat. Mengontrol tekanan darah, mengevaluasi obat bersama dokter, dan menjaga gaya hidup bisa memperbaiki keduanya. Ingat juga, masalah ereksi kadang jadi sinyal awal masalah jantung, jadi jangan diabaikan.
